Syarat Menjadi Franchise Indomaret

A. Syarat Menjadi Franchise Indomaret

Jika Anda memutuskan untuk membeli hak waralaba Indomaret, langkah awal yang harus dipenuhi adalah :

  1.  Warga Negara Indonesia
  2. Menyediakan ruang usaha ukuran 120-150 m2 (milik sendiri/sewa)
  3. Memiliki NPWP dan PKP, serta kelengkapan perijinan lainnya
  4. Investasi peralatan toko dan biaya waralaba

Indomaret akan membantu Anda dalam menyiapkan pengelolaan toko dalam hal :

  1. Survey kelayakan tempat usaha dan bantuan mencari lokasi
  2. Perencanaan anggaran biaya
  3. Studi kelayakan investasi
  4. Tata ruang dan perencanaan toko
  5. Pengurusan ijin usaha dan NPWP
  6. Renovasi ruang usaha
  7. Pembelian peralatan toko
  8. Seleksi dan pelatihan karyawan
  9. Standard kerja dan sistem penggajian karyawan
  10. Paket sistem operasional toko dan administrasi keuangan
  11. Seleksi dan kredit barang dagangan tanpa bunga dan tanpa jaminan

B. Biaya  Franchise

Rp 36.000.000

C. Biaya Investasi

Rp 300.000.000 – Rp 350.000.000

(Franchise Fee, Perijinan, Pembelian, Peralatan Elektronik dan Non Elektronik)

D. Biaya Royalti

Persentase Penjualan Bersih

    Penjualan Bersih (Rp)

      Royalti
                         0 – 175.000.000          0%
             175.000.000 – 200.000.000          2%
            200.000.000 – 225.000.000           3%
                         > 225.000.000           4%

E. Perhitungan Keuntungan

      Investasi awal

Franchise fee untuk 5 tahun                                              Rp   36.000.000

Biaya start up dan promosi                                                Rp   13.500.000

Perizinan dan renovasi                                                         Rp   90.500.000

Peralatan toko dan gudang                                                 Rp 135.000.000

Pendingin ruangan (AC)                                                     Rp   25.000.000

     Total investasi awal                                                      Rp 300.000.000

 

      Perkiraan pendapatan per bulan

Penjualan (Rp 8.000.000 30 hari)                                  Rp 210.000.000

Asumsi keuntungan kotor 11%                                          Rp   23.100.000

 

      Perkiraan pengeluaran perbulan

Biaya karyawan                                                                Rp   10.000.000

Biaya operasional (2% omzet)                                        Rp   4.200.000

Biaya royalti (Rp 25.000.000 2%)                                 Rp       500.000

Biaya royalti (RP 10.000.000 3%)                                 Rp       300.000

     Total pengeluaran per bulan                                  Rp   15.000.000

 F. Perhitungan Break Event Point (BEP)

Misalkan :

Keuntungan per bulan       : A = Rp   23.100.000

Pengeluaran per bulan       : B = Rp   15.000.000

Investasi awal                   : C = Rp 300.000.000

Banyak bulan                    : n

A x n = ( B x n ) + C

23.100.000 x n = ( 15. 000.000 x n ) + 300.000.000

23.100.000n = 15.000.000n + 300.000.000

23.100.000n – 15.000.000n  = 300.000.000

8.100.000n = 300.000.000

n = 300.000.000 : 8.100.000

n = 37,5 bulan

Jadi, investasi awal akan kembali atau balik modal (BEP) setelah 37,5 bulan atau 3,1 tahun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s